Momentum Hari Asyura, DPD BKPRMI Batu Bara Ajak Masyarakat Jadikan Hari Asyura Sebagai Momentum Menebar Kepedulian


Trilo,Batu Bara,-
Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Kabupaten Batu Bara mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Asyura, 10 Muharram 1448 Hijriah, sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas.


Ajakan tersebut disampaikan Ketua Umum DPD BKPRMI Batu Bara, Muhammad Yusroh Hasibuan, S.Pd.I, menjelang pelaksanaan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang diselenggarakan oleh seluruh Kantor Kementerian Agama Batu Bara pada Kamis, 25 Juni 2026.


Menurut Yusroh, Hari Asyura memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah Islam karena mengingatkan umat Islam pada berbagai peristiwa besar yang sarat dengan nilai keimanan dan keteladanan.


“Pada hari yang mulia ini, Allah SWT memberikan berbagai pertolongan kepada para nabi-Nya. Di antaranya, diselamatkannya Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Fir’aun serta diterimanya taubat Nabi Adam AS. Hari Asyura juga menjadi momentum yang mengajarkan tentang kesabaran, pengorbanan, dan keyakinan kepada pertolongan Allah SWT,” ujar Yusroh.


Selain memiliki nilai historis yang tinggi, 10 Muharram juga dikenal di tengah masyarakat Muslim sebagai hari untuk memuliakan dan menyantuni anak yatim. Karena itu, Kementerian Agama menetapkan peringatan 10 Muharram sebagai Lebaran Yatim dan Disabilitas, sebuah gerakan kepedulian sosial yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.


DPD BKPRMI Batu Bara menyambut baik program tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaannya di Kabupaten Batu Bara. Menurut Yusroh, semangat berbagi dan peduli kepada sesama merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang harus terus ditumbuhkan dalam kehidupan bermasyarakat.


“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, para pengurus masjid, remaja masjid, organisasi keagamaan, serta para dermawan untuk menjadikan Hari Asyura sebagai momentum menebar kepedulian, memperbanyak amal kebaikan, dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim serta saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” katanya.


Ia berharap peringatan Lebaran Yatim dan Disabilitas tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan kaum disabilitas merupakan tanggung jawab bersama.


“Semoga semangat Hari Asyura dapat mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat rasa empati dan gotong royong, serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Batu Bara,” pungkasnya. (RED)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama