Trilo, Paritohan, Sumatera Utara PT Indonesia Asahan Aluminium kembali mengintensifkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR) di wilayah operasionalnya. Pada 10–11 April 2026, perusahaan pelat merah ini menyalurkan berbagai bantuan yang menyasar sektor pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, hingga infrastruktur dasar masyarakat di kawasan Paritohan.
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menegaskan bahwa kinerja perusahaan tidak semata diukur dari aspek bisnis, melainkan juga dari kontribusi sosial yang dihasilkan.
“Keberhasilan perusahaan harus berjalan seiring dengan kemajuan masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran INALUM memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitar,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Ia menekankan bahwa seluruh program CSR dirancang sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Fokus utamanya adalah menciptakan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
Pada hari pertama, 10 April 2026, penyaluran bantuan dipusatkan di SD Negeri 178491 Pintu Pohan. Bantuan yang diberikan mencakup mobiler sekolah, beasiswa bagi lulusan SMA Negeri yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri, serta dukungan alat usaha bagi pelaku UMKM.
INALUM juga menjalankan program lingkungan melalui pengembangan Tani Nusantara dan Rumah Kompos. Selain itu, perusahaan menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah berupa sepatu dan tas, program bedah rumah, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di sejumlah desa, termasuk Hutaregar, Hutagodang, Suanan, dan Parduaan.
Di sektor fasilitas publik, perusahaan turut membangun lapangan olahraga terbuka di SMAN 1 Pintupohan Meranti, menyediakan sarana air bersih dan sanitasi, serta mendukung program sekolah sehat melalui pengadaan peralatan UKS. Dukungan lain meliputi penguatan bank sampah berbasis Sekolah Adiwiyata dan bantuan alat kesehatan bagi penyandang disabilitas.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada 11 April 2026 dengan kunjungan ke Panti Karya Hepatha. Di lokasi tersebut, INALUM menyalurkan bantuan alat kesenian, mesin jahit, serta sarana air bersih. Perusahaan juga menggelar pelatihan keterampilan seperti pembuatan lilin, menjahit, dan kerajinan tangan, serta mengembangkan pusat pelatihan (training centre) untuk bidang peternakan dan pertanian.
Upaya pemberdayaan ekonomi juga dilakukan melalui kunjungan ke wilayah Sionggang. Di sana, INALUM menyerahkan bantuan alat pertanian dan bibit untuk program Tani Nusantara, sekaligus melakukan peninjauan lapangan dan kegiatan penanaman pohon sebagai bagian dari komitmen pelestarian lingkungan.
Melalui rangkaian program ini, INALUM menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat sekitar. Perusahaan optimistis, kolaborasi dengan masyarakat dan pemangku kepentingan akan menghasilkan nilai tambah berkelanjutan serta mendorong kesejahteraan di kawasan operasional. (Trl)
Tags:
NASIONAL
