Trilo, Jakarta – Komitmen PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM dalam mendorong literasi lingkungan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai program konservasi, tetapi juga dengan melibatkan insan pers sebagai mitra strategis dalam membangun kesadaran publik. Upaya tersebut kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan IN-Journal Chapter II bertajuk "Menulis Jejak untuk Bumi", yang berhasil menghimpun 65 karya jurnalistik dari 53 jurnalis di Sumatera Utara.
Kompetisi yang merupakan kelanjutan dari IN-Journal Chapter I ini menjadi ruang kolaborasi antara perusahaan dan media untuk menghadirkan karya jurnalistik yang informatif, edukatif, sekaligus mampu menggugah kepedulian masyarakat terhadap isu konservasi dan pembangunan berkelanjutan.
Corporate Secretary INALUM, Mahyaruddin AR, mengatakan media memiliki posisi penting dalam membentuk kesadaran publik mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Karena itu, perusahaan terus membuka ruang kolaborasi dengan insan pers melalui kompetisi jurnalistik yang mengangkat isu-isu lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan media yang telah berpartisipasi dalam IN-Journal Chapter II. Kualitas karya yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepedulian jurnalis terhadap isu-isu lingkungan. Kami berharap IN-Journal dapat terus menjadi ruang kolaborasi untuk menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga menginspirasi masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan," ujar Mahyaruddin.
Antusiasme peserta pada penyelenggaraan tahun ini tercermin dari banyaknya karya yang masuk. Sebanyak 53 jurnalis dari berbagai daerah di Sumatera Utara mengirimkan 65 karya jurnalistik yang berasal dari Medan, Batu Bara, Kisaran, Toba, Tebing Tinggi, Karo, Deli Serdang, Simalungun, Rantau Prapat, hingga Humbang Hasundutan.
Berbagai tulisan tersebut mengangkat beragam praktik konservasi yang berlangsung di Sumatera Utara, mulai dari rehabilitasi kawasan Danau Toba, pelestarian hutan mangrove di wilayah pesisir, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga berbagai inisiatif pelestarian lingkungan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Seluruh karya dinilai secara independen oleh dewan juri berdasarkan aspek orisinalitas, kedalaman materi, akurasi data, kualitas penulisan, serta kesesuaian dengan tema kompetisi.
Berdasarkan hasil penilaian, Anisa Khairani Siregar dari Desir.id berhasil meraih Juara I melalui karya berjudul Lelaki Itu Menanam Sebelum Ada yang Peduli. Posisi Juara II diraih Deddi Gunawan Hutajulu dari Dailyklik.id lewat karya Mangrove Adalah Kehidupan, sedangkan Juara III diberikan kepada Zaim Dzaky Sanjaya dari Mimbar Umum Online melalui tulisan Dari Akar Hingga Ombak, Jejak yang Menjaga Kehidupan.
Sementara itu, penghargaan Harapan I diraih Putra Arissandi Sianipar dari Batubarainfo.com melalui karya Benteng Hijau di Ujung Muara, Saat Mangrove Melindungi Kampung Nelayan dari Ancaman Abrasi. Adapun Harapan II diberikan kepada Olo Sirait dari Metro-Online.co melalui tulisan PT INALUM Perkuat Program Konservasi.
Penyelenggaraan IN-Journal Chapter II sejalan dengan komitmen INALUM dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pengelolaan sumber daya alam, INALUM terus menjalankan berbagai program pelestarian lingkungan, mulai dari revegetasi wilayah operasional, konservasi flora dan fauna endemik, pemeliharaan daerah aliran sungai, hingga rehabilitasi kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba.
Sepanjang 2025, perusahaan telah menanam lebih dari 200.000 pohon di kawasan Danau Toba dan wilayah lain di Sumatera Utara. Selain itu, bersama masyarakat Kabupaten Batu Bara, INALUM juga melakukan penanaman 15.000 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan penyelenggaraan IN-Journal Chapter II menjadi pijakan bagi INALUM untuk melanjutkan program serupa melalui IN-Journal Chapter III yang direncanakan mengangkat tema hilirisasi. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan insan media, INALUM berharap semakin banyak karya jurnalistik berkualitas yang mampu memperkaya pemahaman publik mengenai pentingnya konservasi, keberlanjutan, serta hilirisasi dalam mendukung daya saing industri nasional.(adv)
