Trilo,- Pasar keuangan global pada Senin, 25 Mei 2026, diperkirakan bergerak lebih tenang akibat kombinasi hari libur besar di Eropa dan Amerika Serikat. Kondisi ini dinilai akan memberikan dampak langsung terhadap pergerakan XAUUSD atau harga emas dunia.
Sejumlah negara Eropa seperti Swiss, Prancis, dan Jerman memperingati Hari Pentakosta sehingga aktivitas perbankan dan institusi keuangan di kawasan tersebut menurun signifikan. Di saat yang sama, Amerika Serikat juga menutup pasar keuangannya dalam rangka Memorial Day atau Hari Pahlawan.
Penutupan pasar AS mencakup bursa saham, pasar obligasi, hingga sebagian besar aktivitas perbankan nasional. Kondisi ini menyebabkan volume perdagangan dolar AS dan emas global diperkirakan turun tajam sepanjang hari.
Analis menilai rendahnya likuiditas pasar berpotensi membuat pergerakan XAUUSD menjadi tidak stabil dengan pola pergerakan cenderung lambat namun rawan lonjakan mendadak.
“Ketika pasar AS dan sebagian Eropa libur bersamaan, biasanya tekanan jual emas berkurang karena minim partisipasi institusi besar,” ujar pelaku pasar logam mulia Asia pada pembukaan sesi perdagangan.
Secara historis, perdagangan saat Memorial Day sering memunculkan pola sideways hingga bullish ringan pada emas. Hal ini terjadi karena pasar obligasi AS tidak aktif sehingga dorongan penguatan dolar dan yield cenderung melemah sementara.
Selain itu, investor global juga masih memantau perkembangan geopolitik dan arah kebijakan Federal Reserve yang membuat permintaan aset safe haven seperti emas tetap terjaga.
Meski demikian, trader diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi fake breakout akibat tipisnya volume transaksi. Dalam kondisi pasar sepi, pergerakan harga dapat berubah cepat hanya karena transaksi dalam jumlah besar.
Untuk perdagangan Senin ini, XAUUSD diperkirakan bergerak dalam pola konsolidasi dengan kecenderungan bullish ringan. Arah besar pasar diperkirakan baru akan terlihat kembali setelah aktivitas pasar Amerika Serikat normal pada perdagangan Selasa. (Red)

