Rokok Ilegal Beredar Banyak di Batu Bara, DPD BKPRMI Minta Evaluasi KPPBC Kuala Tanjung

Ketua DPD BKPRMI Batu Bara Mukhrizal Arif M.Pd.I.,

Trilo, Batu Bara,- Maraknya peredaran berbagai merek rokok ilegal di sekitar wilayah kerja Kantor KPPBC Kuala Tanjung Kabupaten Batu Bara menjadi sorotan publik. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar, mengingat KPPBC Kuala Tanjung saat ini telah ditetapkan sebagai salah satu Zona Integritas (ZI) dan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Namun ironisnya, di sekeliling kantor yang seharusnya menjadi garda terdepan pemberantasan barang kena cukai ilegal justru beredar bebas rokok tanpa pita cukai. Fenomena ini menimbulkan dugaan adanya praktik pembiaran yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu di internal KPPBC Kuala Tanjung.

DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Batu Bara angkat bicara. Mereka mendesak Kantor Wilayah KPPBC Sumatera Utara untuk segera melakukan evaluasi terhadap pejabat Bea Cukai Kuala Tanjung.

“Kami menduga ada oknum nakal di Kantor Bea Cukai Kuala Tanjung yang sengaja membiarkan, bahkan bermain di balik peredaran rokok ilegal ini. Padahal dampaknya merugikan negara, merusak pasar, dan mencederai komitmen zona integritas yang mereka bangun,” tegas Ketua DPD BKPRMI Batu Bara Mukhrizal Arif M.Pd.I., saat ditemui di Lima Puluh, Senin (25 /8/2025).

DPD BKPRMI juga menilai lemahnya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal sehingga dapat menimbulkan citra buruk bagi institusi Bea Cukai, khususnya di mata masyarakat Kabupaten Batu Bara. Oleh karena itu, pihaknya meminta Kanwil KPPBC Sumut turun langsung untuk menindaklanjuti persoalan ini.

“Kalau tidak segera dievaluasi, maka komitmen Zona Integritas WBK di KPPBC Kuala Tanjung hanya sebatas slogan, tanpa bukti nyata di lapangan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bea Cukai Kuala Tanjung terkait maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah sekitar kantornya. (Yus)

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama