Di PRSU INALUM Tegaskan Komitmen Edukasi Industri Aluminium dan Pemberdayaan UMKM

 


Trilo, Medan — Gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 resmi berakhir pada Minggu, 2 Agustus 2026. Di tengah penutupan perhelatan yang menandai edisi ke-50 tersebut, kehadiran PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menjadi bagian dari upaya mempertemukan industri dengan masyarakat melalui edukasi, pengenalan produk, serta penguatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

PRSU 2026 yang mengusung tema “Harmoni Emas” berlangsung sejak 3 Juli 2026. Selama penyelenggaraan, INALUM menghadirkan booth interaktif yang dirancang sebagai ruang informasi publik mengenai industri aluminium sekaligus wadah untuk memperkenalkan produk UMKM binaan perusahaan.

Melalui booth tersebut, masyarakat dan pengunjung PRSU memperoleh informasi mengenai proses bisnis INALUM, mulai dari pengolahan hingga rantai industri aluminium yang terintegrasi. Informasi mengenai hilirisasi dan pengembangan industri yang berkelanjutan juga menjadi bagian dari materi yang diperkenalkan kepada pengunjung.

Kehadiran INALUM di PRSU tidak semata-mata menampilkan aktivitas industri. Perusahaan juga membawa produk-produk UMKM binaannya, yang mencakup kerajinan, aksesori, produk seni dan budaya, hingga aneka makanan khas Sumatera Utara.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa partisipasi perusahaan dalam ajang publik seperti PRSU tidak berhenti pada pengenalan korporasi. Ada upaya untuk menghubungkan keberadaan industri dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem pembinaan perusahaan.

PRSU sendiri memiliki posisi penting sebagai ruang pertemuan pemerintah daerah, pelaku usaha, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memperkenalkan potensi Sumatera Utara. Karena itu, keterlibatan perusahaan-perusahaan yang beroperasi dan memiliki keterkaitan kuat dengan daerah menjadi salah satu unsur yang memperkaya substansi pameran.

Bagi INALUM, forum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk menjelaskan posisi industri aluminium dalam pembangunan ekonomi nasional. Sebagai perusahaan peleburan aluminium pionir di Indonesia yang beroperasi di Sumatera Utara, INALUM terus mengembangkan agenda hilirisasi serta transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

Pesan mengenai industri hijau menjadi salah satu materi yang diperkenalkan kepada publik. INALUM menempatkan pengembangan ekosistem industri yang ramah lingkungan sebagai bagian dari arah transformasi perusahaan, sejalan dengan tuntutan terhadap industri nasional untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan.


Setelah berlangsung selama sebulan, berakhirnya PRSU 2026 menjadi penanda berakhirnya rangkaian interaksi perusahaan dengan masyarakat di arena pameran tersebut. Namun, substansi yang dibawa INALUM—edukasi industri, penguatan hilirisasi, dan pemberdayaan UMKM—merepresentasikan agenda yang lebih panjang daripada sekadar keikutsertaan dalam sebuah pameran.

Melalui partisipasi tersebut, INALUM menegaskan kembali posisinya sebagai bagian dari Sumatera Utara. Perusahaan tidak hanya membawa identitas industri aluminium, tetapi juga berupaya memperkenalkan bagaimana keberadaan industri dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat dan daerah tempat perusahaan tumbuh dan beroperasi.

Penutupan PRSU 2026 dengan demikian bukan hanya menjadi akhir sebuah agenda tahunan. Bagi INALUM, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendekatkan industri kepada publik sekaligus memperkuat hubungan antara pertumbuhan industri, pengembangan ekonomi daerah, dan pemberdayaan masyarakat.

Posting Komentar

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Lebih baru Lebih lama